Google

Tuesday, May 3, 2011

Heart Covenant

Lalu seorang ahli Taurat, yang mendengar Yesus dan orang-orang Saduki bersoal jawab dan tahu, bahwa Yesus memberi jawab yang tepat kepada orang-orang itu, datang kepada-Nya dan bertanya: "Hukum manakah yang paling utama?" Jawab Yesus: "Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa. Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu. Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini." Lalu kata ahli Taurat itu kepada Yesus: "Tepat sekali, Guru, benar kata-Mu itu, bahwa Dia esa, dan bahwa tidak ada yang lain kecuali Dia. Memang mengasihi Dia dengan segenap hati dan dengan segenap pengertian dan dengan segenap kekuatan, dan juga mengasihi sesama manusia seperti diri sendiri adalah jauh lebih utama dari pada semua korban bakaran dan korban sembelihan." Yesus melihat, bagaimana bijaksananya jawab orang itu, dan Ia berkata kepadanya: "Engkau tidak jauh dari Kerajaan Allah!" Dan seorang pun tidak berani lagi menanyakan sesuatu kepada Yesus. Markus 12:28-34

Banyak orang bilang “semua agama sama” itu benar. Tapi Christianity is not a religion but a relation. (Kekristenan bukan sebuah agama tapi sebuah hubungan). Hukum Taurat mengatur smua aspek kehidupan Israel, dari mulai tata cara ibadah, reward & punishment system, sampai ke ranah social. Itu kenapa ahli taurat di sini bertanya “hukum yang terutama”. Dan dikatakan bahwa ketaan lebih benting dari korban. Hukum terutama bukann hanya tentang ketaatan, tapi lebih dalam dari itu. Tuhan menghendaki heart connection, bukan hanya ketaatan tapi jauh dari Tuhan. Jika kita taat, tapi di dalam hati masih memberontak, itu bukan yang Tuhan cari,

Sesungguhnya, akan datang waktunya, demikianlah firman TUHAN, Aku akan mengadakan perjanjian baru dengan kaum Israel dan kaum Yehuda, bukan seperti perjanjian yang telah Kuadakan dengan nenek moyang mereka pada waktu Aku memegang tangan mereka untuk membawa mereka keluar dari tanah Mesir; perjanjian-Ku itu telah mereka ingkari, meskipun Aku menjadi tuan yang berkuasa atas mereka, demikianlah firman TUHAN. Tetapi beginilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu, demikianlah firman TUHAN: Aku akan menaruh Taurat-Ku dalam batin mereka dan menuliskannya dalam hati mereka; maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku. Yeremia 31:31-34

Perjanjian lama adalah Law Based relationship. Padahal God is after Relatioship. Itu kenapa Dia ciptakan Eden. Untuk berhubungan dengan manusia. Itu juga kenapa Dia ciptakan pohon pengetahuan baiuk dan buruk untuk memberikan kita kebebasan. Jika kita tidak bisa memilih untuk tidak mengasihi Tuhan, maka cinta kita bukanlah sebuah cinta,

Tuhan menempatkan jutaan pohon di Eden, sebenarnya Dia memberKikan banyak kebebasan pada manusia Kejadian 3 di mana iblis mulai mengoda Hawa. Hawa menerima perintah Tuhan via Adam (second hand). Hawa tidak mendengar langsung. Ga punya hubungan dengan Tuhan. Jika kita tidak punya hatiNya Tuhan kita tidak punya kemampuan untuk mentaati Tuhan.

tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati." Kejadian 2:17

tetapi tentang buah pohon yang ada di tengah-tengah taman, Allah berfirman: Jangan kamu makan ataupun raba buah itu, nanti kamu mati.." Kejadian 3:3

Agama = menambah sesuatu pada hukum Tuhan

Tuhan= Jangan makan

Hawa= Jangan Makan + jangan raba

Aku hendak mengajar dan menunjukkan kepadamu jalan yang harus kautempuh; Aku hendak memberi nasihat, mata-Ku tertuju kepadamu. Janganlah seperti kuda atau bagal yang tidak berakal, yang kegarangannya harus dikendalikan dengan tali les dan kekang, kalau tidak, ia tidak akan mendekati engkau. Mazmur 32:8-9

Tuhan ga mau mengendalikan kita seperti kuda. Kuda tidak mengerti hati Tuhan.

Waktu Israel bertemu Tuhan, ada kabut, awan gelap, gempa, mereka begitu ketakutan, sehingga mereka meminta Musa untuk bertemu Tuhan di gunung Sinai sendiri saja. Mereka mengatakan apapun perintah Tuhan akan mereka taati. Mereka bukan ingin mengenal hati dan jalanNya. Seperti kuda/begal. Dalam bahasa bebas mungkin mereka ngomong seperti ini: I don’t care what do YOU think & Your Face, just give us Your law. Padahal hukum mewakili hati Tuhan.

Hukum seharusnya:

- Mendekatkan kepada Tuhan

- Membawa kesucian

- Membuat kita perlu kemurahan Tuhan

Israel memilih berinteraksi dengan hukum bukan dengan Tuhan.

Nah, agar hukum dapat ditaati, harus ada konsekwensinya. Agar kita taat peraturan lalulintas, maka diberlakukanlah tilang bagi yang melangar. Kemudian Tuhan memberikan berbagai korban pengapus dosa agar DIa bisa berdamai dengan umatNya. Hal ini di lakukan bukan karena DIa Tuhan yang suka barbekyu, tapi semata-mata ingin berhubungan dengan umatNya.

Tuhan ingin berhubungan dengan hati bukan dengan perintah atau hukum.

Waktu anak saya berumur 18 bulan, ia memukul ibunya dengan keras, saya kemudian menjadi marah, saya kemudian dengar keras berkata kepada anak saya “ kamu ga boleh pukul orang, apalagi ibumu sendiri” . dan saya kemudian memukul dia. Tidak kah kemudian anak saya berfikir bahwa ini agak ironis? Ia dipukul supaya ia tidak memukul orang lagi?

Suatu kali ada seorang gadis di gereja kami mengalami 3x kecelakaan mobil dalam sebulan. Saat kecelakaan pertama saya bertanya padanya, gimana doa kamu? Udah berdoa belum sebelum pergi? Doa itu penting loh supaya kamu mendapatkan perlindungan Tuhan. Ia menjawab sudah kok, dan slalu berdoa sebelum kemana-mana. Kecelakaan yang kedua saya bertanya padanya “ bagaimana saat teduh? Apakah kamu rajin baca Alkitab? Ia kemudian menjawab, rajin kok, setiap hari baca. Waktu pulang dari rumah sakit kecelakaan yang ke 3, saya menemani dia, dan dia mengemudi begitu buruk sekali, sehingga saat itu saya merasa begitu dekat dengan surga.

Saat terjadi sesuatu kita langsung berfikir Tuhan menghukum kita. God dealing with people with that way.

Look into MY eyes, see MY Heart, I want to guide you, itulah yang sebenarnya Tuhan mau.

Saat Yesus naik ke surga, ia tidak menjanjikan untuk mengirimkan kita hakim, penegak hukum, tapi seorang penolong, konselor, yaitu Roh Kudus.

--

PS Jonathan Chow, Jakarta for Jesus, Central Park Ballroom, 27 April 2011

Transformation Formula

Cindy Jacobs dalam bukunya Reformation Manifesto menuliskan bahwa Kebangunan rohani tidaklah cucukp dan efeknya hanya sebentar. Kita bisa ingat revival di wales, John Wesley hanya berlangsung singkat bahkan kebangunan di Azusa Street lebih singkat lagi. Biar saya jelaskan mengapa ini terjadi : setelah KKR , jemaat bertambah, buku & CD Rohani Laris, mukzizat terjadi, jemaat bersemangat, lama-lama terbiasa, kemudian terkotakan, yang terjadi di hari minggu tidak terjadi di hari senin s/d sabtu. Di Taiwan saat ini artis masuk Kristen sedang menjadi tren, Koran-koran terus memburu artis siapa yang hari ini masuk Kristen. Ga masuk Kristen di anggap tidak gaul. Namun hal-hal duniawi tidak berubah.

Ada 5 langkah yang di perlukan agar suatu bangsa bisa berubah.

1. Kebangunan Rohani

Harus ada pertobatan, sama seperti yang Paulus alami di Damaskus.

2. 2. Pemuridan

Tahap selanjutnya adalah pengubahkan bukan hanya jiwa, hati, tubuh tapi juga akal-pikiran.

3. 3. Revolusi

Selanjutnya aka nada sekelompok orang ditengah bangsa merubah kondisi sosial

4. 4. Reformasi

Memperbaiki /membetulkan yang rusak menjadi divine purpose. Dalam Matius 11:12 di katakan bahwa

Kerajaan Sorga diserong dan orang yang menyerongnya mencoba menguasainya.

Ini bisa di lakukan melalui doa, seperti yang Abraham lakukan yaitu membangun mezbah doa. Kita perlu membawa mezbah doa dimana kita ada, di sekolah, rumah, kantor dll

5. 5. Transformasi

Dimana berkat mengalir dari orang ke orang lain tanpa ada hambatan, bumi seperti di surge itulah tanda transformasi terjadi. Di mana kita ada, isi hati Tuhan terjadi Nyata seperti yang dilakukan Raja Yosia pada usianya yang baru 26 tahun melakukan transformasi pada kerajaannya.

Para pemanggil arwah, dan para pemanggil roh peramal, juga terafim, berhala-berhala dan segala dewa kejijikan yang terlihat di tanah Yehuda dan di Yerusalem, dihapuskan oleh Yosia dengan maksud menepati perkataan Taurat yang tertulis dalam kitab yang telah didapati oleh imam Hilkia di rumah TUHAN. Sebelum dia tidak ada raja seperti dia yang berbalik kepada TUHAN dengan segenap hatinya, dengan segenap jiwanya dan dengan segenap kekuatannya, sesuai dengan segala Taurat Musa; dan sesudah dia tidak ada bangkit lagi yang seperti dia. 2 Raja-Raja 23:24-25

Dalam Tuhan tidak ada yang Mustahil, Perubahan Tidak mustahil. Tuhan akan membuat segala sesuatu indah pada waktunya. Strategi akan di berikan olehNYA bagi kita.


--

ps Ewen Chow, Jakarta For Jesus, Central Park Ballroom, 27 April 2011

Monday, May 2, 2011

Talenta

"Sebab hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang yang mau bepergian ke luar negeri, yang memanggil hamba-hambanya dan mempercayakan hartanya kepada mereka.

25:15 Yang seorang diberikannya lima talenta, yang seorang lagi dua dan yang seorang lain lagi satu, masing-masing menurut kesanggupannya, lalu ia berangkat…… Matius 25:14-30

1 Talent = 3000 syikal, 1 syikal= upah 2 hari pekerja. So 1 talent = gaji 6000 hari pekerja atau 16,5 tahun. Yang dalam bahasa sederhana artinya 1 talenta itu baaanyaaaak banget. Setiap kita Tuhan percayakan talenta/skill yang tujuannya untuk pelayanan. So hari ini ambil kertas dan pulpen, mulai pikirkan talenta apa yang sudah Tuhan percayakan padamu.

Jangan hanya punya dengan sedikit talenta, minta talenta lebih banyak lagi.

i have no special talents. I am only passionately curious. Albert Einstein

ada 2 pilihan mengenai Talenta kita: 1. Digunakan , dan menghasilkan berlipat ganda

2. diam . bisa karena malas atau ketakutan (Mat 25:25). Ketakutan bisa karena takut di tertawakan, ketidakpastian, atau takut gagal.

Adalah lebih penting action daripada pengurapan.

Jack Welch adalah CEO termuda dari GE yang membuatnya menjadi perusahaan paling berharga dan paling besar di dunia. mengatakan

My main job was developing talent. I was a gardener providing water and other nourishment to our top 750 people. Of course, I had to pull out some weeds too.

Di sini Jack Welch dengar jujur mengatakan bahwa sukses yang GE alami itu karena ia mampu mengembangkan talenta-talenta para pekerjanya.

More talent= more impact

Di sisi Lain ada John Lennon, seseorang yang menggunakan talentanya diluar Tuhan. vokalis the Beatles ini pada tahun 1966 mengatakan

"Christianity will end, it will disappear. I do not have to argue about that. I am certain. Jesus was ok, but his subjects were too simple, today we are more famous than Him"

Hasilnya sudah kita ketahui hari ini, banyak anak muda tidak mengenal siapa itu John Lennon tapi Kekristenan tetap menjadi agama nomor 1 di dunia.


---

ps Ian Liao, Jakarta For Jesus, Central Park Ballroom 26 april 2011

Friday, April 29, 2011

Shall not Happen Again

apa yang kita rasakan saat ini adalah permulaan. saya yakin akan bangkit lebih banyak lagi anak-anak muda, faceless generation, generasi yang ga di kenal namanya untuk bangkit melakukan pekerjaan hebat bagi kerajaan Allah. pada tahun 1985 saya adalah seorang panita KKR Kasih Melanda Jakarta, dan saat acara berlangsung hujan mulai turun, semakin lama semakin deras, kami mulai ketakutan, panitia mulai menutupi sound system, karena itu barang sewaan, kami takut jika rusak kami harus ganti dan mahal, kami ga punya uang waktu itu. pak Jeremia Rim (alm) kemudian berkata, mari kita berdoa, bukankah Tuhan kita lebih dasyat dari hujan ini, dan dalam waktu kurang dari 60 detik, hujanpun mulai berhenti total. dan doa saya, sebelum saya meninggal, izinkan sayaTuhan untuk melihat kegerakan yang lebih besar terjadi lagi di kota ini.

Jakarta itu penting bagi Indonesia. apa yang terjadi di jakarta, berdampak secara nasional. peristiwa kemerdekaan, G30S PKI, terjadi di Jakarta, tampi membawa dampak keseluruh penjuru Indonesia. Jakarta memang terlihat berat, kotanya macet, penduduknya egois dan sebagainya, sepertinya susah untuk mengalami transformasi. tapi kuasa Alah tidak di ukur dari apa yang kita rasakan.

Lalu berperanglah orang Filistin, sehingga orang Israel terpukul kalah. Mereka melarikan diri masing-masing ke kemahnya. Amatlah besar kekalahan itu: dari pihak Israel gugur tiga puluh ribu orang pasukan berjalan kaki. I Samuel 4:10

tahukan ada kata IQ (intelligence Quotient) pertamakali di pakai oleh tentara Amerika. akrena mereka tahu bahwa tentara haruslah tidak cuma kuat tapi pandai, haruslah yang terbaik. di bangsa Israel, prajurit adalah orang-orang terbaik dari bangsa itu, di katakan pilih lah 10 dari 100 orang atau 100 dari 1000 orang menandakan prajurit Israel saat itu adalah orang pilihan yang terbaik.

prajurit yang berjalan kaki itu menandakan mereka masih muda, sanggup berjalan dan berlari (yang lebih senior biasanya menunggang kuda). jadi pada hari itu mati 30.000 prajurit berjalan kaki atau dengan bahasa lain 30.000 anak muda terbaik gugur. ini tidak boleh terjadi lagi. ini tidak boleh terjadi di Jakarta. di pelabuhan Pearl Harbour terdapat tulisan : Waspadalah, jangan sampai terulang lagi. peristiwa meninggalnya sia-sia ribuan tentara Amerika dan hancurnya puluhan kapal perang merak itu tidak boleh terulang lagi. di Israel setiap tentara Israel harus mengambil sumpah "Masada shall not fall again.". tembok Masada adalah benteng pd abad pertama saat terjadi Revolusi Israel melawan Romawi dimana 960 orang Yahudi tewas bunuh diri saat temboh itu runtuh.

Dosa, itu ada yang kelihatan ada yang tidak kelihatan. yang kelihatan itu mudah di kenali, yang tidak kelihatan itu sulit. Imam Eli melakukan dosa yang tidak kelihatan, dengan tidak mendiiplinkan anak-nakanya, Hofni dan Pinehas yang mengambil bagian Tuhan dalam korban bangsa Israel dan melakukan hubungan badan di depan pintu kemah perjanjian. hingga akhirnya Tuhan marah dan terjadilah peristiwa di 1 Samuel 4 yang tidak hanya menyebabkan Hofni, Pinehas tewas, demikian juga imam Eli, Tabut perjanjian diambil bangsa Filistin, sehingga Istri Pinehas menamai anaknya Ikabod "Telah lenyap kemuliaan dari Israel". this shall not happen again. tidak dalam hidup kita, jangan sampai kuasa Tuhan meninggalkan hidup kita. kita harus terus hidup benar dihadapanNya.

Bapa bagi anak yatim dan Pelindung bagi para janda, itulah Allah di kediaman-Nya yang kudus; Mazmur 68:6

ayah saya meninggal waktu umur saya 14 tahun. saya saya mencapai kesuksesan, saya mengabari, saya menelpon semua orang dengan sukacita, istri saya, keluarga, teman, mami saya, namun saya saya rasa kurang satu, yaitu papa saya. dan ayat ini mengatakan Tuhan adalah pelindung bagi anak yatim. Tuhan adalah ayah kita. waktu saya kuliah pelayanan, buku bacaan wajib adalah "berkat bapa", di sana di tuliskan setiap pagi anak di Israel diberkati oleh ayahnya.

sodara sekalian, saat ini ada banyak anak yang terluka karena ayahnya, untuk itu atas nama mereka, saya minta ampun, ampuni papi/papa/ayah/bapak kamu

dan saya sebagai ayah, saya memberkati kamu saat ini, sehingga penyertaan Tuhan, dan kuasa serta pengurapanNya memenuhi kamu, sehingga kamu dapat dipakai olehNya untuk membawa transformasi bagi Jakarta.

--
ps Andreas Nawawi, Jakarta For Jesus, Central park Grand Ballroom, 26 April 2011

Rahasia Impartasi

Setiap orang percaya harus sadar bahwa kita punya Roh Tuhan, yang artinya Kuasa Tuhan dan Kehidupan Tuhan. So every aspect dalah hidup kita seharusnya it’s not about us but its bout HIM.

Karena mata TUHAN menjelajah seluruh bumi untuk melimpahkan kekuatan-Nya kepada mereka yang bersungguh hati terhadap Dia. 2 Tawarikh 16:9

Tuhan sebenarnya lebih ingin memakai kita daripada kita yang minta Tuhan memakai kita. So dalam doa-doa kita, kita janga meminta kuasa, tapi minta kerendahan hati. Berpuasalah agar ketika Tuhan memakai kita, kita tidak mencuri kemuliaanNYa.

Lalu kekuasaan TUHAN meliputi aku dan Ia membawa aku ke luar dengan perantaraan Roh-Nya dan menempatkan aku di tengah-tengah lembah, dan lembah ini penuh dengan tulang-tulang. Ia membawa aku melihat tulang-tulang itu berkeliling-keliling dan sungguh, amat banyak bertaburan di lembah itu; lihat, tulang-tulang itu amat kering. Yehezkiel 32:1-2

Setelah kebakaran Saat kita menemukan tulang dewasa berpelukan dengan tulang yang lebih kecil maka dapat di pastikan bahwa itu adalah tulang dari ayah/ibu sedang mecoba memeluk melindungi anaknya /anak kecil. Tulang-tulang yang kering dan berkeliling dapat ditafsirkan bahwa dulunya orang-orang tersebut mati berputar-putar seperti bangsa Israel mati berputar-putar 40 tahun di padang gurun. Mati, karena roh dan imannya jalan di tempat, tidak kemana –mana.

Saudara, kita saat ini kita merasakan atmosfir kekeringan rohani, kita jangan menghakimi generasi sebelum kita, dengan mengatakan mereka tidak sungguh-sungguh dalam Tuhan atau kurang mendidik kita. Stop doing that. Sama seperti jika kita melihat seseorang kurang berapi-api, jangan hakimi mereka, bagikan apimu.

Impartasi adalah sesuatu yang menular, sama seperti ragi yang mengkhamirkan satu adonan.

Lalu Ia berfirman kepadaku: "Hai anak manusia, dapatkah tulang-tulang ini dihidupkan kembali?" Aku menjawab: "Ya Tuhan ALLAH, Engkaulah yang mengetahui!" Yehezkiel 37:3

Mata Tuhan tertuju pada Yehezkiel dan ia menunjuk ke tulang-tulang itu bertanya pada Yehezkiel, dapatkah tulang-tulang itu di bangkitkan? Yehezkiel menjawab dengan memperhatikan tanganNya “Engkaulah yang mengetahuinya”, bukan berarti ia meragukan kuasa Tuhan, tapi lebih kedalam kekaguman akan Tuhan.

Lalu firman-Nya kepadaku: "Bernubuatlah mengenai tulang-tulang ini dan katakanlah kepadanya: Hai tulang-tulang yang kering, dengarlah firman TUHAN! Beginilah firman Tuhan ALLAH kepada tulang-tulang ini: Aku memberi nafas hidup di dalammu, supaya kamu hidup kembali. Aku akan memberi urat-urat padamu dan menumbuhkan daging padamu, Aku akan menutupi kamu dengan kulit dan memberikan kamu nafas hidup, supaya kamu hidup kembali. Dan kamu akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN." Lalu aku bernubuat seperti diperintahkan kepadaku; dan segera sesudah aku bernubuat, kedengaranlah suara, sungguh, suatu suara berderak-derak, dan tulang-tulang itu bertemu satu sama lain. Sedang aku mengamat-amatinya, lihat, urat-urat ada dan daging tumbuh padanya, kemudian kulit menutupinya, tetapi mereka belum bernafas. Maka firman-Nya kepadaku: "Bernubuatlah kepada nafas hidup itu, bernubuatlah, hai anak manusia, dan katakanlah kepada nafas hidup itu: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Hai nafas hidup, datanglah dari keempat penjuru angin, dan berembuslah ke dalam orang-orang yang terbunuh ini, supaya mereka hidup kembali." Yehezkiel 37:3-9

Dari ayat ini di katakana Tuhan membentu sesuatu yang baru, bukan membangkitkan tentara yang lama, tapi membetntuk tentara yang baru, dari tulang yang sama muncul 2 manusia yang berbeda

Urat berbicara prinspi-prinsip rohani yang ingin Tuhan ajarkan bagi kita

Daging berbicara pembentukan karakter. Pembentukan daging rohani yang harus semakin besar dalam hidup kita

Kulit berbicara style atau gaya dalam pelayanan kita yang berbeda-beda namun melayani 1 tujuan, 1 misi, 1Tuhan yang sama.

Saat ini Tuhan sedang bekerja, anak-anak muda yang seperti tulang kering yang berkeliling, mati, kering rohani dan imannya, Tuhan akan bangkitkan menjadi tentara bagi kerajaanNya.


--

ps Philip Mantofa, Jakarta For Jesus, Centrak Park Ballroom 26 April 2011

Kekuatan Supranatural

tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah. Yesaya 40 :31

Ada banyak orang yang dalam keadaan lemah, mereka berharap saat berdoa maka kekuatan dari Tuhan akan datang. Sama seperti saya dulu waktu papa saya (Ronny Pattinasarany) di diagnose terkena kanker empedu, keluarga begitu down sampai kepada titik terendah, kami berdoa siang malam kepada Tuhan. Tapi tidak ada perubahan terjadi.

Kami berdoa, bernyanyi menyembah di kamar papi kami di RS di GuangZhou, meminta kesembuhan setiap hari, sampai-sampai tetangga kamar sebelah mendengar, dan minta ikut untuk berdoa, menyembah Tuhan, di situ mukzizat Tuhan terjadi, ada seorang pasien yang di diagnosa dokter di RS hidupnya tingga beberapa hari lagi (diagnose dokter di sini biasanya akurat banget) namun seminggu kemudian dinyatakan sembuh dan bisa pulang ke Surabaya. Dan kemudian persekutuan doa malam itu semakin besar sehingga di pindah ke aula di RS, kami (bersama Yerri) bergantian main music-kotbah setiap malam, melayani pasien-pasien di RS itu, kami juga menjalankan ibadah di taman RS, sehingga bagi yang ga bisa bangun dari kasurnya bisa ikut menyembah Tuhan melalui jendela. Saat itu seharusnya kami-lah yang di layani. Papa kami sedang sakit parah, tapi Tuhan minta kami melayani orang lain. Di situ saya mulai sadar, kekuatan dari Tuhan muncul ketika kita melayani, memberi dan mengasihi orang lain.

Tidak sampai disana, kami juga mulai melayani ke kampus-kampus (walau main petak-umpet dengan kepolisian), mengadakan KKR bagi para TKI di sana. Dan kami menyaksikan pekerjaan Tuhan yang luar biasa.

Laut mati adalah laut dengan kadar garam yang tinggi sekali, sehingga tidak ada kehidupan di sana. Knapa bisa demikian? Karena laut itu buntu, ia menerima air , tapi tidak menyuplainya lagi. Menerima tapi tidak memberikan.

Saat kita makan mangga, kalau kita makan beserta bijinya, dapat dipastikan kita akan keselek. Kita boleh makan buahnya, bijinya kita harus tanam agar bisa tumbuh mangga-mangga lain agar banyak orang bisa menikmati buahnya. Sama seperti say kita bernafas, anda boleh coba, anda tarik nafas, tapi tidak membuangnya lagi, apa yang anda rasakan.

Kita harus memberi untuk kita mendapatkan kekuatan ilahi. Sudahkah anda memberi, mengasihi, melayani? Termasuk pada para pimpinan rohani kita? Mereka juga perlu di layani loh, di cukupi kebutuhan hidupnya. Asalh kata honor (menghormati), adalah honorium. So, menghormati juga memerlukan tindakan nyata.

So next time kita perlu kekuatan yang dari Tuhan, untuk menghadapi masalah dan beban hidup kita harus berdoa dan juga mulai melayani, memberi dan mengasihi orang lain.

---

Sermon Benny Pattinasarany di VIP Service, Wisma &^ SLipi, 17 April 2011

Korban yang sesungguhnya

Sering kali kita berfikir jika bicara korban/persembahan, kita merasa sudah memberikan kolekte tiap minggu sudah cukup, perpuluhan tiap bulan sudah cukup, ke gereja tiap minggu, saat teduh tiap hari sudah cukup, well, sayangnya itu belum cukup.

"Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Matius 22:37

Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu! 1 Korintus 6:20

Tuhan tidak butuh uang kita, Dia kan kaya banget, pemilik bumi dan surga, persembahan dan perpuluhan menunjukan bahwa kita sadar bahwa semua berkat yang kita terima berasal dariNya, dan kita tidak terikat pada uang. Tapi diatas segalanya Tuhan inginkan kita seluruhnya, tubuh, jiwa, hati, pikiran dan akal budi kita. Itu adalah korban yang sejati.

Mengasihi Tuhan dengan sepenuhnya berarti kita menundukan pemikiran, kehendak, kemauan kita, setiap aspek dalam kehidupan kita bagi Tuhan, dan hanya bagi Dia, sehingga tidak ada ruang sedikitpun yang tersisa bagi diri kita sendiri atau yang lain.

Saat Tuhan menyuruh Abraham untuk mempersembahkan Ishak, anaknya satu-satunya, saya pecaya bahwa Tuhan sebenarnya ingin Ishak mati. Ya DIA ingin Ishak mati di hatinya Abraham, sehingga tidak ada hal lain di hati Abraham selain Tuhan.

Di Israel semua warga Negara adalah tentara dengan tugas, pangkat dan memiliki nomor pengenal tertentu (hanya orang tersebut yang tahu). Sekali setahun selama dua minggu mereka harus kembali latihan untuk menjaga kondisi fisik mereka. Sehari-hari mereka adalah warga sipil, mereka mungkin dokter, supir, pedagang dan lainnya. Namun Jika Negara dalam kondisi perang (di Israel kadang terjadi bom, penembakan yang bersifak local, hal ini tidak termasuk) yang mengancam keselamatan Negara mereka , maka negara kemudian akan mengumumkan melalui internet, Koran, radio dan lainnya bahwa tentara dengar nomor tertentu harus berada di suatu tempat pada waktu yang di tentukan. Maka mereka akan siap sedia. Sama seperti itu, kita di dunia ini hanya sedang “berpura-pura” , ada yang menjadi pengusaha, pekerja, pelajar dan lainnya, namun sesungguhnya kita adalah tentara Tuhan yang tunduk 100% terhadap otoritasNya.

Kita harus sadar, bahwa diatas mezbah korban bakaran kita, kita sendirilah yang harus naik, bukan orang lain, bukan teman, keluarga , atau bahkan pendeta kita. Kita sendiri yang harus naik ke mezbah itu untuk mempersembahkan diri kita bagi Tuhan.

Saat ini di surga, saya yakin Tuhan berkata pada setiap kita : “ Will you give me your heart, mind, body, soul ? will you give me your everything ?


----

sermon Ps Andreas Nawawi di MDC Jakarta, 10 April 2011